Jumat, 21 Desember 2018

Ingin Fokus, Sandiaga Uno Mengundurkan Diri dari Ketua Umum APPSI



Pada tanggal 17 Desember lalu, calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengundurkan diri dari posisi Ketua Umum APPSI. Tepat pada acara Rapimnas Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) di Hotel Grand Cempaka Jakarta. Seharusnya Sandi masih menjabat sebagi ketua umum hingga tahun 2010. Namun pada kesempatan yang sama dia meminta peserta Rapat Pimpinan Nasional menyetujui pengunduran dirinya.

"… saya mohon Rapimnas 2018 ini untuk menyepakati pengunduran diri saya sebagai ketum DPP APPSI 2015-2020," ujar cawapres Sandiaga Uno.  

Tahun 2015 lalu, Sandi dipilih sebagai ketua umum APPSI menggantikan Prabowo Subianto. Saat itu Sandiaga berharap bisa memajukan seluruh pedagang pasar, dan membangun kerjasama yang baik dengan instasi lain. Serta menjadikan APPSI sebagai mitra yang sejajar  dengan pemerintah.

Kini sebagai calon wakil presiden, Sandi menjelaskan bahwa dirinya akan disibukkan dengan program kerja kampanye pemenangan PILPRES 2019 bersama Prabowo. Sehingga, untuk menghindari kerancuan dalam fokus kerjanya maka hal ini sangat perlu dilakukan. Dia tidak ingin berbagai persoalan yang menyangkut kesejahteraan pedagang pasar menjadi terabaikan.

"Menetapkan caretaker ketua presidium DPP APPSI dan untuk masa bakti memberi mandat kepada Pak Ferry Juliantono melakukan pergantian antar waktu sisa masa bakti 2015-2020." Selain meminta agar pengunduran dirinya diterima, dia juga merekomendasikan Ferry Juliantono menjadi pejabat sementara Ketua Umum APPSI. Ferry akan menjabat sebagai ketua umum sementara hingga digelarnya Musyawarah Nasional APPSI tahun 2020 untuk pemilihan ketua umum baru periode 2020-2025.

Pengajuan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra tersebut telah mendapat persetujuan dari Prabowo Subianto. Selain pertimbangan tersebut, Sandi menganggap bahwa Ferry layak karena memiliki komitmen terhadap pedagang pasar dan pedagang pasar tradisional. Meskipun demikian Sandi tidak memaksakan para pengusaha untuk menentukan pilihan politiknya berdasarkan ketua APPSI. Sebaiknya pilihan politik didasarkan pada program paslon yang tentu berpihak terhadap pasar tradisional.

"Tentu secara pribadi personal anggota punya hak politik. Maka memutuskan untuk mendukung satu paslon itu bukan karena ketua umum, tapi karena kebijakan dari program paslon tersebut yang lebih mengena ke pedagang pasar, dan pasar tradisional pada umumnya. Itu harapannya," jelas Sandiaga.

Sandiaga menyebut Presiden Jokowi diundang untuk menghadiri acara tersebut, sayangnya beliau tidak dapat hadir. Acara Rapimnas tersebut akhirnya secara resmi dibuka oleh menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita yang juga mengapresiasi pengunduran diri Sandi tersebut. Beliau kagum dengan sikap Mantan wakil Gubernur DKI tersebut, karena jarang sekali orang yang mampu seperti itu. Sikapnya ini menunjukkan bahwa Sandi ingin fokus dan berkomitmen pada setiap hal yang dilakukannya. Bukan hanya tertarik untuk memiliki jabatan dan kekuasaan untuk kepentingan pribadi, tapi memikirkan kebaikan orang banyak. Dengan kapasitas waktu dan tenaga terbatas, tentu akan sangat elok jika mendelegasikan beberapa tugas dan memberikan wewenang kepada orang lain. Dibandingkan dengan mengerjakan semuanya sendiri tapi tidak maksimal.

Selanjutnya, Sandi dijadwalkan melakukan penyerapan aspirasi dan kunjungan ke daerah Indramayu Jawa Barat. Kunjungan untuk menyerap aspirasi tersebut dilakukan pada tanggal 18 Desember 2019. Calon wapres paslon 02 tersebut akan bertemu dengan kelompok tani Indramayu Selatan untuk mendengarkan keluhan mereka. Sementara agenda pada Rabu 19 Desember, Sandiaga akan berdialog dengan para tokoh peternak ayam petelur dan Kelompok Tani dari 25 Kecamatan se Blitar.  Pertemuan tersebut bertempat di Desa Suruh Wadang, Dusun Krajan, Kecamatan Kademangan, Blitar, Jawa Timur.

Program penyerapan aspirasi langsung tersebut merupakan bagian dari agenda kampanye Sandiaga Uno yang menitikberatkan pada permasalahan ekonomi rakyat kecil. Harapannya dari aspirasi tersebut, akan menemukan solusi sebagai langkah progresif yang menjadi bagian dari program kerja Paslon 02 jika terpilih menjadi presiden.


EmoticonEmoticon