Jumat, 13 Desember 2019

Cegah Gejala Antibiotic Associated Diarrhea



Antibiotic associated diarrhea atau yang sering dikenal dengan istilah diare karena penggunaan antibiotik, merupakan kondisi dimana Anda akan mengalami diare berupa kenaikan frekuensi buang bair besar yang encer karena penggunaan antibiotik. Hal ini dapat terjadi ketika dalam masa pemulihan pasca sakit. Antisipasi yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan probiotik kapsul antibiotic associated diarrhea.

Probiotik dipercaya mampu menangani keluhan diare yang disebabkan karena konsumsi antibiotik. Sebenarnya tidak semua penyakit harus disembuhkan dengan antibiotik, karena obat ini dapat membuat keseimbangan bakteri dalam saluran cerna menjadi terganggu. Apabila bakteri baik lebih sedikit dari bakteri buruk maka akan timbul diare. Pada umumnya diare ini akan membaik setelah beberapa saat berhenti minum antibiotik.

Pencegahan Diare Karena Antibiotik

Sulit untuk dipungkiri, sering kali ketika Anda mengalami sakit akan diberikan antibiotik yang fungsinya untuk melemahkan bakteri penyebab penyakit tersebut. Walaupun keluhan Anda masih ringan namun tetap diberikan antibiotik jenis tertentu. Apabila hal ini terlanjur terjadi dan Anda memang harus menggunakan antibiotik, maka ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan agar tidak mengalami diare yang diambil dari sumber gue sehat.

  • Gunakan antibiotik jika memang kondisi anda sangat memmerlukannya. Selalu tanyakan kepada dokter yang merawat Anda apakah memang memerlukan antibiotik tersebut. Kegunaan dari antibiotik adalah untuk mengatasi infeksi bakteri, namun jika Anda hanya demam atau flu tidak perlu menggunakannya. Gejala flu dan demam terjadi karena infeksi virus dan bukan bakteri.
  • Jelaskan kepada dokter jika Anda pernah mengalami diare setelah penggunaan antibiotik sebelumnya. Hal ini penting karena apabila Anda pernahmemiliki riwayat diare karena antibiotik maka akan ada kemungkinan hal ini berulang dengan obat dan reaksi yang sama. Mungkin dokter akan memberikan antibiotik lain yang lebih aman.
  • Apabila Anda menggunakan perawat atau orang yang merawat Anda, selalu sampaikan untuk mencuci tangan mereka sebelum dan sesudah merawat Anda. pergunakan hand sanitizer yang memiliki bahan dasar alkohol agar kuman dan bakteri mati sebelum mereka menyentuh Anda. Pastikan kondisi peralatan makan dan minum juga bersih agar tidak ada bakteri yang masuk.


EmoticonEmoticon